Cara Bahagia
Kemarin gue udah nulis tentang memaafkan diri sendiri. Dimana hal itu adalah bagian dari ikhlas. Dimana ikhlas adalah bagian dari inti dalam berbahagia.
Hal ini gue temukan ketika sedang menonton analisa channel. Beliau bilang, setelah berinteraksi dengan banyak orang dan mempertanyakan bagaimana cara berbahagia yang merupakan tujuan hidup manusia, dan uniknya orang-orang yang terlihat bahagia itu bukan karena mereka mencapai apa yang mereka inginkan, tapi juga bagaimana mereka belajar mengikhlaskan apa yang mereka tidak dapatkan, dan mengikhlaskan apa-apa yang terjadi pada mereka.
Mungkin gue salah menafsirkan, atau salah mengingat apa yang sebenernya diomongin di video saat itu, tapi itulah inti yang gue tangkep dari pembicaraannya. Setelah mendengar kalimat itu, gue berfikir, lama, berhari-hari, kenapa bisa begitu? Kenapa ikhlas menjadi sumber kebahagiaan?
Ternyata gue nggak perlu tau alasan konkritnya, filosofis, ataupun tertulisnya harus bagaimana. Gue cukup mengerti dengan merasakannya. Ketika gue akhirnya berusaha memahami mengikhlaskan dengan cara memaafkan diri sendiri atas segala penyesalan di masa lalu, bahkan kejadian yang terjadi di masa mendatang. Gue merasa lebih lega. Gue merasa seperti kehidupan baru membentang menyambut gue yang sudah memaafkan masa lalu, dan siap untuk menghadapi apapun di masa mendatang
Hal ini kenapa gue kaitin dengan tujuan hidup, karena dalam opini pribadi gue, tujuan kita hidup, atau seenggaknya keinginan kita dalam hidup, pastinya bukan untuk sengsara dan menyiksa diri sendiri kan? Makanya gue menyimpulan mungkin tujuan hidup gue adalah untuk bahagia. Karenanyalah pas ngebahas tentang bagaimana ikhlas bisa menjadi sumber inti dalam kebahagiaan itu sangat menarik sekaligus mengejutkan buat gue yang berpikir cara bahagia adalah hanya dengan mencapai apa yang gue inginkan. ternyata lebih dari itu, ketika kita terjatuh karena yang kita inginkan tidak tercapai, maka langkah selanjutnya adalah ikhlas.
Ya, terima kasih Kak Analisa dalam sharing thought nya.
Terima kasih atas manusia yang mengajarkan tentang inti kebahagiaan.
Terima kasih diriku sendiri yang telah berusaha memahami kehidupan.
Terima kasih kamu yang telah berusaha mencari tahu jawaban.
Terima kasih ya Allah, tuhanku yang Maha Agung dan telah memberikan hikmah pada hambanya.
Anyway ngebahas tentang cara bahagia kayaknya gabisa sesingkat ini HAHA SOK BANGET, karenanya bakal gue lanjut di selanjutnya ok.
#CatatanHarian
Comments
Post a Comment